Bursa Efek Indonesia mencatat penurunan IHSG sebesar 8 persen hari ini. Akibat dari IHSG crash, perumahan di Solo kembali menjadi pilihan investasi yang menenangkan. Investor mulai mengalihkan dana ke properti fisik untuk mengurangi risiko volatilitas pasar saham.
Ingin investasi untung jangka panjang? Investasi properti di Solo jawabannya! Dapatkan keuntungan berlipat dengan modal minimal.
Investasi properti memerlukan analisis mendalam terhadap berbagai faktor penentu nilai aset. Pemilihan lokasi hunian yang tepat dapat memberikan keuntungan jangka panjang bagi investor maupun penghuni. Perumahan di Solo nilainya naik seiring perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi wilayah. Artikel ini menguraikan indikator-indikator konkret yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kawasan hunian potensial. Read more
Surakarta – Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh Rp17.000 per dolar AS mulai berdampak pada sektor properti, memicu kekhawatiran terhadap kenaikan harga perumahan dan beban cicilan KPR di wilayah Solo Raya. Fenomena rupiah anjlok, perumahan Solo menjadi perhatian pelaku usaha properti lokal setelah data Bloomberg mencatat rupiah sempat merosot ke Rp17.217 per dolar AS pada pagi hari, 7 April 2025, yang disebut sebagai salah satu titik terlemah dalam sejarah modern ekonomi Indonesia.
Harga emas batangan mencetak rekor tertinggi pada 26 Januari 2026, menyentuh Rp2,917 juta per gram. Kenaikan ini hampir 90 persen dibanding awal 2025. Di saat yang sama, harga rumah di Solo bergerak jauh lebih tenang. Fenomena emas melejit, perumahan di Solo memperlihatkan perbedaan karakter dua aset yang kontras.
Gejolak pasar saham Indonesia mencapai puncaknya dengan kejadian trading halt dua hari berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya. Indeks Harga Saham Gabungan anjlok drastis menyusul pengumuman MSCI terkait pembekuan rebalancing indeks saham Indonesia. Artikel ini mengulas mengapa IHSG bergejolak, perumahan solo menjadi alternatif investasi aman di tengah ketidakpastian pasar modal yang ekstrem.
Read more
Berita akhir-akhir ini menyebutkan bahwa isu melemahnya nilai tukar rupiah menjadi topik yang ramai dibicarakan dan memicu kekhawatiran banyak calon pembeli rumah. Tidak sampai situ saja, harga kebutuhan pokok hingga cicilan pun pasti terkena imbasnya. Di tengah-tengah situasi rupiah melemah ini, muncullah pertanyaan apakah perumahan cluster khususnya di Solo masih aman untuk dibeli atau diinvestasikan?
Fenomena kenaikan harga emas yang dramatis tengah menjadi perbincangan hangat di 2026. Melansir dari Kompas, harga emas Antam melonjak hampir menembus Rp 3 juta per gram pada hari ini. Dalam konteks ini, ketika emas melesat, perumahan Solo justru menjadi alternatif investasi yang kembali dilirik investor cerdas. Mengapa arah perhatian mulai bergeser ke properti? Simak penjelasan berikut!
Ketika inflasi, banyak orang mulai bertanya-tanya tentang nasib aset yang mereka miliki. Saham bergejolak, emas bergerak cepat dan ketidakpastian makin terasa. Namun di tengah kondisi itu, nilai perumahan di Solo justru menunjukkan ketenangan yang menarik untuk dicermati. Ada alasan-alasan logis di balik stabilitas ini, berikut tujuh faktor yang menopangnya!
Ketika inflasi meningkat, banyak orang mulai mencari aset yang terasa lebih aman. Harga emas naik cepat dan menarik perhatian pasar. Di tengah kondisi itu, pasar properti di Solo justru bergerak tenang dan konsisten. Fenomena inilah yang membuat emas perumahan Solo menarik untuk disimak lebih jauh! Read more
Emas dunia menyentuh rekor tertinggi dan membuat banyak investor bersikap lebih hati-hati terhadap instrumen berisiko. Di saat yang sama, suku bunga mulai melandai dan membuka peluang baru. Di tengah dua arah ini, muncul satu pertanyaan penting, Rumah Solo Menarik untuk dibeli saat ini atau justru sebaliknya?
ALAMAT KAMI
Jl. Danliris No.98, Sawah, Tohudan, Kec. Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57174
JAM KANTOR
Senin-Minggu: 8:30-16:30
KONTAK KAMI
Office
(0271) 727546
Whatsapp Office
+62 895 17170707










