4 Mitos & Fakta Lokasi Perumahan Solo Bebas Risiko
Mitos dan fakta membeli perumahan Solo, selain harga dan desain, satu kekhawatiran terbesar yang jarang dibicarakan secara terbuka adalah risiko lokasi, terutama potensi banjir atau bencana alam lainnya. Kota Solo, dengan karakteristik geografisnya, sering diselimuti mitos yang menyesatkan. Kami akan mengurai tuntas 4 mitos & fakta perumahan solo paling umum yang beredar di masyarakat.
Mitos 1: Daerah Pinggiran Rumah Solo Pasti Lebih Aman dari Banjir
Fakta yang Jarang Diketahui: Tidak semua daerah pinggiran Solo aman. Risiko banjir di Solo tidak selalu ditentukan oleh jarak dari pusat kota, melainkan oleh ketinggian elevasi tanah dan dekatnya dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo. Cari tahu data elevasi perumahan yang Anda incar. Developer yang terpercaya akan membangun dengan sistem cut and fill yang profesional dan memiliki tanggul penahan air mandiri, tidak peduli lokasinya di pinggir atau di dalam kota.
Mitos 2: Asal Jauh dari Bengawan Solo, Sudah Pasti Bebas Risiko
Fakta yang Jarang Diketahui: Risiko terbesar di Solo seringkali bukan dari luapan Bengawan Solo secara langsung, melainkan dari banjir lokal (genangan) akibat buruknya saluran drainase kota dan penurunan muka tanah. Lokasi yang aman harus memiliki saluran biopori atau sumur resapan komunal yang memadai. Fokuslah pada bagaimana developer menangani air hujan di dalam kawasan.
Mitos 3: Proyek Properti Solo Pasti Lebih Tahan Gempa
Fakta yang Jarang Diketahui: Ketahanan gempa tidak semata-mata bergantung pada usia perumahan, tetapi pada kepatuhan struktur terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) dan kualitas pondasi. Pastikan developer properti perumahan Anda memberikan akses ke spesifikasi teknis bangunan yang detail. Jangan mudah percaya pada klaim “tahan gempa” tanpa bukti spesifikasi yang jelas. (Anda bisa cek standar ini melalui situs resmi SNI).
Mitos 4: Semua Perumahan di Solo Pasti Bebas Risiko
Fakta yang Jarang Diketahui: Solo memang dikenal modern. Namun, beberapa area di sana dibangun di atas tanah urukan persawahan dengan elevasi rendah. Saat memilih perumahan Solo di sini, teliti tingkat kepadatan tanah dan kualitas urukan. Carilah properti yang didirikan di area dengan site plan matang, yang telah melalui studi geologi tanah serius.
Keputusan ada ditangan anda untuk memilih perumahan yang bebas risiko memerlukan pemikiran kritis, bukan sekadar melihat tampilan. Pilihlah developer yang transparan mengenai elevasi, sistem drainase internal, dan struktur bangunan. Kunjungi http://purialamsentosa.com sekarang juga! Temukan hunian yang transparan soal elevasi dan struktur, langsung dari developer terpercaya.












Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!