Punya Area Laundry di Perumahan Solo? Ini Cara Menatanya
Memiliki area laundry di rumah dapat membantu aktivitas mencuci menjadi lebih tertata. Namun, keberadaan ruang tersebut akan lebih bermanfaat jika penempatan mesin cuci, penyimpanan perlengkapan, hingga area menjemur diatur dengan baik. Lalu, bagaimana cara menata area laundry di perumahan Solo agar tetap rapi, nyaman, dan mudah digunakan?

Mengapa Area Laundry Perlu Ditata?
Area laundry tidak harus berukuran besar untuk dapat digunakan secara nyaman. Penataan yang tepat justru membantu memanfaatkan ruang sesuai fungsinya.
Beberapa manfaat penataan area laundry antara lain:
- Memudahkan aktivitas mencuci dan menjemur.
- Membuat perlengkapan laundry lebih mudah ditemukan.
- Menjaga area tetap rapi dan tidak terasa penuh.
- Memudahkan proses membersihkan area sekitar mesin cuci.
Karena itu, penataan sebaiknya mempertimbangkan alur aktivitas dari menyimpan pakaian kotor, mencuci, menjemur, hingga menyimpan kembali pakaian yang sudah bersih.
Bagaimana Cara Menata Area Laundry agar Tetap Rapi?
1. Tentukan Posisi Mesin Cuci
Letakkan mesin cuci pada permukaan yang stabil dan dekat dengan sambungan air serta saluran pembuangan. Sisakan ruang yang cukup di sekitarnya agar mesin lebih mudah digunakan dan dibersihkan.
Jika menggunakan mesin cuci bukaan atas, perhatikan ruang di bagian atas agar penutup dapat dibuka dengan leluasa. Sementara itu, mesin bukaan depan membutuhkan ruang di bagian depan untuk membuka pintu.
2. Manfaatkan Ruang Penyimpanan
Deterjen, pelembut, pewangi, dan perlengkapan mencuci sebaiknya memiliki tempat penyimpanan khusus.
Rak atau lemari kecil dapat digunakan untuk menjaga perlengkapan tetap tertata. Jika ruang terbatas, pilih penyimpanan yang tidak terlalu banyak memakan area lantai. Ruang di atas mesin cuci juga dapat dimanfaatkan untuk meletakkan rak selama tidak mengganggu penggunaan dan keamanan mesin.
3. Atur Area Pakaian Kotor
Sediakan keranjang khusus untuk pakaian kotor agar pakaian tidak menumpuk di lantai atau bercampur dengan pakaian yang sudah bersih.
Jika memungkinkan, gunakan beberapa bagian keranjang untuk memisahkan pakaian berdasarkan warna atau jenis bahan. Cara ini dapat membuat proses mencuci lebih teratur.
4. Perhatikan Sirkulasi Udara dan Pencahayaan
Area laundry sebaiknya memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang memadai. Udara yang dapat bergerak dengan baik membantu menjaga area tidak terlalu lembap.
Sementara itu, pencahayaan yang cukup membuat area lebih mudah digunakan dan membantu melihat kondisi lantai, dinding, maupun mesin cuci ketika melakukan pembersihan.
Pada area laundry yang terbatas, pemanfaatan ruang secara vertikal juga dapat membantu menyediakan tempat penyimpanan tanpa membuat area lantai terasa penuh.
Dengan begitu, penataan area laundry tidak hanya memperhatikan kerapian, tetapi juga kenyamanan dan kemudahan dalam melakukan aktivitas mencuci.
5. Siapkan Area Menjemur
Jika area laundry tidak langsung memiliki tempat untuk menjemur, gunakan rak jemuran yang dapat dilipat atau dipindahkan ketika tidak digunakan.
Penempatan area jemur sebaiknya tetap memperhatikan:
- Sirkulasi udara.
- Paparan cahaya matahari.
- Kemudahan mengambil pakaian.
- Jarak dari area yang mudah terkena cipratan air.
Jaga Area Tetap Kering dan Bersih
Air yang tersisa di lantai sebaiknya segera dibersihkan agar area laundry tetap nyaman digunakan. Bersihkan juga bagian sekitar mesin cuci secara berkala.
Kondisi area yang bersih membuat aktivitas mencuci terasa lebih nyaman sekaligus membantu menjaga perlengkapan laundry tetap tertata.
Manfaatkan Ruang Vertikal
Ketika luas lantai terbatas, bagian dinding dapat dimanfaatkan untuk penyimpanan.
Contohnya:
- Rak dinding untuk deterjen.
- Gantungan untuk perlengkapan mencuci.
- Rak bertingkat untuk menyimpan kebutuhan laundry.
- Jemuran yang dapat dilipat dan disimpan setelah digunakan.
Dengan begitu, kebutuhan penyimpanan tidak seluruhnya mengambil ruang di lantai.
Baca juga: Simbol Laundry Paling Umum dan Artinya, Jangan Asal Cuci Lagi!
Bagaimana Menata Area Laundry yang Terbatas?
Area laundry berukuran terbatas tetap dapat digunakan dengan nyaman selama setiap bagian memiliki fungsi yang jelas. Salah satu caranya adalah menempatkan mesin cuci sebagai titik utama, kemudian menyesuaikan penyimpanan dan area jemur di sekitarnya.
Gunakan perabot yang memiliki lebih dari satu fungsi atau dapat dilipat ketika tidak digunakan. Hindari menyimpan terlalu banyak barang di area laundry agar ruang tetap mudah digunakan dan dibersihkan.
Area Laundry pada Citra Buana Residence 2
Kebutuhan ruang untuk mencuci dan menjemur juga dapat menjadi bagian dari pertimbangan ketika memilih hunian. Pada Citra Buana Residence 2, kebutuhan tersebut dapat disesuaikan dengan tipe rumah yang tersedia.
Jindallae House memiliki fleksibilitas ruang yang dapat digunakan untuk area laundry dan jika menatanya dengan baik untuk setrika pakaian mungkin bisa. Sementara itu, Deiji House memiliki rooftop yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat menjemur pakaian.
Selain itu, Citra Buana Residence 2 juga memiliki pilihan hunian dengan konsep yang mengutamakan fungsi ruang. Jindallae House menawarkan rumah dua lantai dengan konsep split level, sedangkan Deiji House merupakan pilihan rumah satu lantai dengan tata ruang yang lebih ringkas.
Keberadaan area laundry di perumahan Solo dapat menjadi nilai tambah bagi hunian karena memberikan ruang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas mencuci dan menjemur.
Dengan menata area laundry sesuai luas dan karakter ruang yang tersedia, aktivitas mencuci dapat menjadi bagian dari rutinitas rumah yang lebih teratur.
Jika ingin melihat langsung tata ruang dan area yang dapat mendukung aktivitas sehari-hari, calon pembeli dapat mempertimbangkan kawasan hunian yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Selanjutnya, calon pembeli dapat melakukan survei ke Royale Palem Hijau maupun Citra Buana Residence 2 bersama tim PT Puri Alam Sentosa.










Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!