Perbedaan Cluster dan Perumahan, Mana yang Lebih Nyaman?

Simak perbedaan cluster dan perumahan dari desain, keamanan, sampai fasilitas, agar Anda bisa memilih hunian paling nyaman.

Perbedaan cluster dan perumahan sering bikin bingung calon pembeli rumah, apalagi yang baru pertama kali mencari hunian. Sekilas keduanya terlihat mirip, padahal ada beberapa aspek penting yang membedakan kenyamanan tinggal di dalamnya.

Mari, kita kupas lebih dalam!

Baca Juga: Perbedaan Perumahan Cluster dan Non-Cluster Solo dalam Hukum

Apa Itu Perumahan Cluster dan Perumahan Biasa?

Sebelum menentukan pilihan, Anda perlu memahami bahwa istilah cluster dan perumahan sebenarnya tidak selalu berada pada kategori yang berlawanan.

Perumahan cluster adalah kawasan hunian dengan desain rumah yang seragam dan dibangun tanpa pagar antarrumah. Sebagai gantinya, rumah-rumah di cluster dipisahkan oleh tembok beton, sehingga kesan lingkungannya terasa lebih terbuka dan akrab. Akses keluar masuk kawasan ini juga biasanya dijaga lewat sistem satu gerbang.

Cluster biasanya merujuk pada kelompok rumah yang dikembangkan dengan konsep dan karakter kawasan tertentu. Desain rumah, jalan lingkungan, fasilitas, serta sistem keamanan biasanya sudah direncanakan oleh pengembang sejak awal.

Sementara itu, perumahan biasa umumnya punya desain rumah yang lebih beragam dan tetap menggunakan pagar sebagai pembatas antarrumah. Lahan pembangunannya pun lebih fleksibel, tidak harus selalu di kawasan tertentu.

Perumahan menjadi istilah umum untuk kawasan yang terdiri dari beberapa hunian. Di dalam sebuah kawasan perumahan dapat terdapat berbagai konsep, termasuk rumah cluster.

Perbedaan Cluster dan Perumahan dari Berbagai Aspek

Setelah memahami definisinya, saatnya kita bahas perbedaan cluster dan perumahan secara lebih rinci. Berikut perbandingannya dari beberapa aspek penting yang sering jadi pertimbangan calon pembeli:

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa aspek yang dapat digunakan untuk melihat perbedaannya.

1. Desain Rumah

Cluster biasanya memiliki konsep kawasan yang lebih spesifik. Bentuk rumah, lanskap, jalan, hingga fasilitas bersama dirancang agar memiliki karakter yang saling terhubung.

Pada perumahan dengan konsep yang lebih terbuka, karakter setiap rumah atau lingkungan dapat lebih beragam.

Karena itu, jika Anda menyukai lingkungan dengan tampilan yang lebih seragam dan tertata, konsep cluster dapat menjadi pertimbangan.

2. Pembatas Rumah

Cluster biasanya tidak menggunakan pagar individual, melainkan tembok beton sebagai pembatas antarrumah. Konsep ini membuat kesan lingkungan lebih terbuka dan akrab antartetangga.

Perumahan biasa, di sisi lain, umumnya tetap menggunakan pagar di setiap rumah sebagai pembatas milik masing-masing.

3. Akses Keluar Masuk

Kebanyakan cluster menggunakan one gate system sehingga akses keluar-masuk kawasan dapat dipusatkan pada satu gerbang. Sistem ini juga dapat dilengkapi security dan CCTV.

Sedangkan perumahan, biasanya lebih terbuka dan terkadang tidak memiliki gerbang dan tidak selalu dijaga oleh security.

4. Fasilitas Bersama

Cluster umumnya dilengkapi fasilitas bersama yang lebih lengkap, seperti taman, area olahraga, atau ruang komunal. Fasilitas ini bisa langsung dinikmati seluruh penghuni tanpa harus keluar kawasan.

Sedangkan, fasilitas di perumahan biasa lebih bervariasi, tergantung kebijakan masing-masing pengembang.

Perbedaan cluster dan perumahan di atas menunjukkan bahwa keduanya punya karakter yang cukup berbeda. Cluster lebih menonjol dari sisi keamanan dan kebersamaan, sementara perumahan biasa unggul dari sisi fleksibilitas desain.

Berikut ini perbandingan singkat dari perumahan cluster dan perumahan biasa untuk mempermudah Anda paham perbedaan antara keduanya:

Aspek

Perumahan Cluster

Perumahan Biasa

Desain Rumah Seragam di satu kawasan (sama) Lebih beragam antar rumah (berbeda-beda)
Pembatas rumah Tembok beton, tanpa pagar Pagar individual
Akses keluar masuk Satu gerbang, dijaga 24 jam Akses lebih terbuka
Fasilitas bersama Umumnya lebih lengkap Bergantung pengembang

Cluster vs Perumahan, Mana yang Lebih Nyaman untuk Anda?

Pada akhirnya, perbedaan cluster dan perumahan bukan soal mana yang mutlak lebih baik.

Pilihan yang tepat bergantung pada gaya hidup, kebutuhan keluarga, tingkat privasi yang diinginkan, fasilitas, keamanan, dan lingkungan yang Anda cari.

Kenyamanan tinggal di cluster atau perumahan biasa sebenarnya bergantung pada gaya hidup dan kebutuhan masing-masing orang. Kalau Anda mengutamakan keamanan dan suasana lingkungan yang akrab, perumahan cluster dengan konsep private cluster bisa jadi pilihan yang tepat. Sistem satu gerbang membuat Anda tidak perlu khawatir soal keamanan sehari-hari.

Namun, kalau Anda lebih suka privasi dan desain rumah yang bisa disesuaikan sendiri, perumahan biasa mungkin lebih cocok.

Baca Juga: Cari Hunian Nyaman? Perumahan Ini Punya Fasilitas Lengkap!

Temukan Hunian yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Memahami perbedaan cluster dan perumahan akan membantu Anda menentukan pilihan dengan lebih matang.

Jika Anda menginginkan hunian dengan lingkungan yang tertata, fasilitas kawasan, keamanan terintegrasi, serta konsep desain yang berbeda, Citra Buana Residence 2 bisa menjadi salah satu pilihan yang layak masuk dalam daftar Anda.

Citra Buana Residence 2 menghadirkan konsep Modern Korean Living dengan nuansa resort. Untuk mengetahui tipe rumah, fasilitas, lokasi, dan informasi proyek selengkapnya, kunjungi website resmi PT Puri Alam Sentosa dan Citra Buana Residence 2.

Karena memilih rumah bukan hanya tentang memilih bangunan, tetapi juga memilih lingkungan tempat Anda dan keluarga akan menjalani hari-hari.

Pertanyaan Seputar Perbedaan Cluster dan Perumahan

Apa perbedaan cluster dan perumahan yang paling mendasar?

Perbedaan cluster dan perumahan yang paling mendasar terletak pada desain rumah dan sistem keamanannya. Cluster punya desain seragam dengan satu gerbang akses, sementara perumahan biasa lebih beragam dan aksesnya lebih terbuka.

Apakah cluster selalu lebih mahal dibanding perumahan biasa?

Tidak selalu, karena harga cluster juga bergantung pada lokasi, fasilitas, dan pengembangnya. Beberapa cluster bahkan menawarkan skema DP ringan agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas.

Apakah saya bisa mengubah desain rumah di perumahan cluster?

Umumnya, perubahan desain rumah di cluster lebih dibatasi bahkan tidak diperbolehkan demi menjaga keseragaman tampilan kawasan. Sebaiknya Anda tanyakan langsung ke pengembang soal aturan renovasi sebelum membeli unit di cluster tertentu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *