Perumahan Solo Tanpa Tiang Listrik, Emang Ada? Cek Faktanya!
Perumahan Solo tanpa tiang listrik ternyata bukan sekadar mitos. Beberapa perumahan modern di Solo memang sudah menerapkan sistem kabel bawah tanah, sehingga tidak ada tiang listrik yang berdiri di sepanjang jalan lingkungan. Sistem ini menggantikan jaringan kabel udara konvensional dengan instalasi yang ditanam di bawah tanah, memberikan tampilan lingkungan yang lebih rapi dan modern.

Kenapa Ada Perumahan Solo Tanpa Tiang Listrik?
Coba perhatiin perumahan lama, hampir semuanya punya tiang listrik dengan kabel yang menjuntai ke tiap rumah. Praktis dan murah dipasang, tapi ada harganya: kabel gampang putus kena angin kencang, disenggol pohon tumbang, atau malah jadi sarang burung dan tupai. Belum lagi tampilannya yang bikin jalan perumahan kelihatan semrawut.
Nah, dari situ muncul solusi yang lebih rapi: kabelnya ditanam aja di bawah tanah. Listrik tetap nyala normal, cuma sekarang tanpa tiang dan kabel yang berseliweran di atas kepala.
Sistem Kabel Bawah Tanah, Pengganti Tiang Listrik Konvensional
Sistem kabel bawah tanah adalah instalasi kabel listrik dan telekomunikasi yang ditanam langsung di bawah permukaan tanah. Metode ini menggantikan peran tiang dan kabel udara yang biasa terlihat di perumahan konvensional. Beberapa pengembang di Solo sudah mengadopsi teknologi ini pada perumahan mewah di Solo, sehingga penghuni tidak perlu lagi melihat kabel bergelantungan di depan rumah.
Alasan Developer Memilih Sistem Kabel Bawah Tanah
Ada beberapa alasan kenapa developer semakin banyak menerapkan sistem ini di kawasan perumahan.
- Estetika lingkungan lebih rapi, bebas dari kabel yang bergelantungan di tiang.
- Risiko korsleting akibat cuaca ekstrem seperti angin kencang atau pohon tumbang lebih rendah.
- Ketahanan jaringan listrik lebih baik karena terlindung dari gangguan fisik dari luar.
- Kesan lingkungan yang lebih modern, cocok untuk konsep gaya hidup eksklusif ala perumahan cluster modern.
Baca Juga: Tren Perumahan Cluster dengan Saluran Kabel Bawah Tanah
Apakah Sistem Ini Bikin Harga Rumah Jadi Lebih Mahal?
Ini pertanyaan yang wajar muncul. Jujur aja, pemasangan kabel bawah tanah memang butuh biaya konstruksi lebih besar dibanding kabel udara biasa. Perlu penggalian jalur kabel, pipa pelindung, sampai proses pengujian instalasi sebelum bisa dipakai. Karena itu, sistem ini lebih umum ditemukan di perumahan kelas menengah ke atas, bukan di semua tipe perumahan.
Tapi kalau dilihat dari sisi penghuni, biaya tambahan itu sebenarnya “dibayar di depan” oleh developer, bukan dibebankan lewat tagihan listrik bulanan Anda. Tarif listrik tetap mengikuti aturan PLN seperti biasa. Yang berbeda cuma di jangka panjang: biaya perawatan kabel bawah tanah cenderung lebih rendah karena minim gangguan dari cuaca atau pohon tumbang, dibanding kabel udara yang harus sering dicek dan diperbaiki tiap musim hujan.
Rumah di Solo yang Sudah Menerapkan Kabel Bawah Tanah
Bukan cuma teori, beberapa proyek Puri Alam Sentosa sendiri sudah menerapkan sistem ini di lapangan. Sebagai developer perumahan di Solo yang sudah berpengalaman sejak 1998, Puri Alam Sentosa menerapkan sistem ini di beberapa proyek utamanya.
Citra Buana Residence I & II jadi contoh utamanya. Konsepnya dilengkapi kabel listrik dan internet bawah tanah yang membuat lingkungan tetap rapi tanpa kabel semrawut. Royale Palem Hijau juga tidak ketinggalan, instalasi kabel bawah tanahnya dipadukan dengan arsitektur split level dan konsep private cluster yang bikin suasana makin tenang. Kalau mau lihat gambaran nyatanya, ada di review rumah Solo paling aesthetic, yang lingkungannya memang tampil rapi tanpa kabel menggantung di udara.
Baca Juga: Perumahan Solo Kabel Bawah Tanah: Daftar Hunian Modern 2025
Hal yang Perlu Diperhatikan Penghuni Meski Tanpa Tiang Listrik
Meski kabel sudah tertanam di bawah tanah, bukan berarti penghuni bisa lepas tangan sepenuhnya soal kelistrikan di rumah.
- Tetap cek instalasi listrik secara berkala di dalam rumah, termasuk panel MCB dan sambungan kabel.
- Pastikan sambungan dari kabel utama ke rumah dalam kondisi baik dan tidak ada kebocoran arus.
- Laporkan ke pengelola perumahan bila ada indikasi gangguan listrik yang tidak biasa.
Selain sistem kabel bawah tanah, keamanan lingkungan biasanya juga didukung fasilitas lain seperti sistem satu pintu (one gate system) yang membatasi akses keluar-masuk kawasan perumahan. Jadi, perumahan Solo tanpa tiang listrik itu nyata, bukan cuma gimmick marketing. Lingkungan jadi lebih rapi, kabel lebih aman dari cuaca, dan kesannya lebih modern. Tapi instalasi listrik di dalam rumah tetap perlu dicek berkala biar aman.
Tertarik tinggal di perumahan Solo tanpa tiang listrik yang rapi dan modern? Anda bisa mengecek langsung penerapan sistem kabel bawah tanah di proyek Puri Alam Sentosa, seperti Citra Buana Residence. Cek langsung proyek-proyek Puri Alam Sentosa di purialamsentosa.com, atau follow Instagram @purialamsentosa buat update unit terbaru.
Pertanyaan Seputar Perumahan Solo Tanpa Tiang Listrik
-
Apa itu sistem kabel bawah tanah pada perumahan?
Sistem kabel bawah tanah adalah instalasi kabel listrik dan telekomunikasi yang ditanam di bawah permukaan tanah, menggantikan kabel udara yang biasa dipasang di tiang. Metode ini membuat lingkungan perumahan bebas dari kabel yang bergelantungan.
-
Apakah rumah tanpa tiang listrik lebih aman?
Ya, sistem kabel bawah tanah mengurangi risiko korsleting akibat cuaca ekstrem seperti angin kencang atau pohon tumbang. Kabel yang tertanam juga lebih terlindung dari gangguan fisik dibanding kabel udara.
-
Apakah biaya listrik di rumah tanpa tiang listrik lebih mahal?
Biaya listrik bulanan tetap mengikuti tarif PLN seperti biasa, karena sistem ini hanya mengubah metode instalasi, bukan skema tarif. Biaya pemasangan awal memang bisa lebih tinggi, tapi biaya perawatan jangka panjang cenderung lebih rendah.
-
Apakah semua perumahan di Solo sudah pakai sistem ini?
Belum semua perumahan di Solo menggunakan sistem kabel bawah tanah. Penerapannya membutuhkan perencanaan dan investasi infrastruktur tambahan sejak tahap pembangunan proyek. Karena itu, sistem ini umumnya menjadi bagian dari konsep pengembangan perumahan yang mengutamakan kerapian lingkungan, kenyamanan, dan tampilan kawasan yang modern.









Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!