Warga Jakarta Ramai Pindah, Rumah di Solo Jadi Salah Satu Favorit!

Fenomena warga Jakarta pindah ke luar kota bukan cerita baru, tapi datanya di tahun 2026 ini cukup mengejutkan. Jumlah yang pindah keluar hampir dua kali lipat dibanding pendatang baru, dan salah satu kota yang ikut kebagian berkah dari tren ini adalah Solo.

 Pindah rumah dari Jakarta ke Solo untuk mencari hunian yang lebih nyaman

Data Terbaru! Jakarta Makin Banyak Ditinggalkan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat, pada periode pasca-Lebaran 2026 (25 Maret hingga 30 April), sebanyak 22.617 jiwa pindah keluar Jakarta, sementara pendatang baru yang masuk hanya 12.766 jiwa. Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menyebut fenomena ini sebagai deurbanisasi, yaitu pergeseran penduduk dari pusat kota menuju wilayah penyangga.

Data ini juga mengungkap profil orang yang pindah: mayoritas usia produktif (71,57%), berpenghasilan rendah (64,53%), dan alasan terbesar kepindahan adalah kebutuhan perumahan (33,92%), bukan pekerjaan atau pendidikan. Artinya, cari rumah yang lebih terjangkau jadi pendorong utama orang hengkang dari Jakarta.

Penting dicatat, data ini mencakup kepindahan ke berbagai kota, bukan khusus ke Solo. Tapi tren besar ini membuka ruang bagi kota-kota sekunder seperti Solo untuk ikut kebagian limpahan warga yang mencari hunian lebih realistis.

Kenapa Solo Ikut Dilirik di Tengah Tren Ini?

Kawasan seperti Colomadu kini jadi primadona, dengan harga rumah di kisaran ratusan juta rupiah untuk tipe minimalis siap huni. Angka ini jauh lebih realistis dibanding harga rumah tapak di Jakarta dan sekitarnya untuk ukuran yang setara.

Ketua REI Soloraya, Anthony Abadi Hendro Prasetyo, memperkirakan harga rumah komersial di kawasan Solo naik sekitar 20% tahun ini dibanding tahun lalu, seiring kenaikan harga tanah dan material bangunan. Kenaikan ini didorong permintaan yang terus tumbuh, bukan spekulasi sesaat.

Lokasi Colomadu sendiri strategis, berada di jalur penghubung Solo, Karanganyar, dan akses Bandara Adi Soemarmo. Kombinasi infrastruktur yang terus berkembang inilah yang membuat rumah di Solo relevan bagi pendatang baru dari Jakarta yang ingin tinggal di lokasi strategis.

Baca Juga: Fenomena Perumahan di Solo Jadi Incaran Healing 2026

Pindah dari Jakarta ke Solo, Bukan Sekadar Cari Rumah Lebih Murah

Selain harga rumah, biaya hidup sehari-hari juga jadi pertimbangan besar bagi pendatang Jakarta. Berdasarkan data BPS, Jakarta menempati posisi kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia, sementara biaya hidup di Solo rata-rata jauh lebih rendah untuk kebutuhan makan dan non-makanan sehari-hari.

Selain biaya, waktu yang terbuang di jalan juga jadi faktor. Dalam FGD Penanganan Kemacetan Pemprov DKI Jakarta, rata-rata waktu tempuh di Jakarta terus memburuk tiap tahun, dan perjalanan ke kantor lebih dari satu jam bukan hal asing bagi warganya.

Gaya hidup yang lebih santai ini sejalan dengan tren slow living yang makin dicari banyak orang. Survei GoodStats 2026 terhadap 1.000 responden bahkan menempatkan Solo di posisi pertama sebagai kota favorit untuk menjalani hidup yang lebih tenang, dengan 65% responden memilihnya karena biaya hidup rendah dan suasana yang ramah. Solo juga dikenal dengan tradisi keraton, batik, dan kulinernya yang masih lestari, menambah nuansa hidup yang lebih bermakna di luar sekadar urusan angka.

Kombinasi rumah yang lebih terjangkau, biaya hidup rendah, dan ritme hidup yang tidak seburu-buru Jakarta inilah yang membuat Solo relevan, baik untuk keluarga muda maupun yang berencana pensiun lebih tenang.

Yang Perlu Diperhatikan Pendatang Baru Sebelum Membeli Rumah

Bagi warga Jakarta yang serius mempertimbangkan pindah, ada beberapa hal yang sebaiknya dicek lebih dulu, bukan sekadar tergiur harga murah.

Legalitas jadi yang paling utama, terutama bagi pendatang yang belum familiar dengan pasar lokal. Pelajari cara mengecek SHM, IMB, dan AJB supaya tidak salah langkah.

Kredibilitas developer juga tidak kalah penting, supaya proses pindahan tidak berakhir jadi masalah hukum di kemudian hari.

Soal pembiayaan, pendatang yang belum punya dana besar bisa memanfaatkan skema KPR atau kredit inhouse bertahap.

Baca Juga: Kenapa Banyak Orang Pindah Rumah ke Solo? Ini Jawabannya!

4 Pilihan Rumah di Solo dari Puri Alam Sentosa

Bagi warga Jakarta yang sedang serius mencari rumah di Solo, Puri Alam Sentosa punya empat proyek di kawasan Colomadu yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.

Perumahan Konsep Keunggulan Utama
Citra Buana
Residence
Desain simpel bergaya
apartment, 1 & 2 lantai
Lebar jalan 8 meter, communal lounge,
kabel listrik underground
Citra Buana
Residence II
Korean modern, split level
& high ceiling
Jogging track, gazebo & kolam, 3 tipe
(Jindallae, Deiji, Moran Shophouse)
Permata Buana Cluster mewah, bebas
desain
Sport corner tenis meja, musholla,
lapangan serbaguna
Royale Palem
Hijau
Private cluster, open space Automatic gate via aplikasi, lebar jalan 10
meter, dekat bandara & tol

Citra Buana Residence

 Citra Buana Residence 1

Citra Buana Residence cocok untuk yang mengutamakan tata ruang sederhana dengan harga lebih terjangkau, tanpa mengorbankan fasilitas dasar seperti CCTV 24 jam dan taman bermain anak.

Citra Buana Residence 2

 

Citra Buana Residence II jadi pilihan bagi yang suka konsep resort Korean modern, dibangun di lahan 1,3 hektare dengan material berkualitas dan low maintenance.

Permata Buana

suasana perumahan Permata Buana

Permata Buana lebih pas untuk keluarga yang ingin rumah dengan karakter berbeda satu sama lain, berkat konsep bebas desain yang ditawarkan di setiap unitnya.

Royale Palem Hijau

tampak depan salah satu rumah di Royal Palem Hijau

Royale Palem Hijau menyasar pendatang yang sering bepergian, karena dekat bandara, stasiun kereta, dan pintu tol, dengan gerbang otomatis via aplikasi.

Baca Juga: Rumah Nyaman di Solo Royale Palem Hijau

Konsultasikan Rumah Pertama Anda di Solo

Sebelum memutuskan, ada baiknya Anda membandingkan langsung kriteria rumah idaman dengan unit yang tersedia di Citra Buana Residence 2  mulai dari harga, legalitas, hingga desain. Hubungi tim pemasaran PT Puri Alam Sentosa di 0895 1717 0707  untuk konsultasi gratis dan cek unit yang masih tersedia, atau pantau update terbaru melalui Instagram resmi @purialamsentosa. Cek juga detail lengkap unit di citrabuanaresidence.com sebelum Anda menentukan pilihan.

Pertanyaan Seputar Rumah di Solo untuk Warga Jakarta

Apakah benar banyak warga Jakarta pindah ke Solo?

Data Dukcapil menunjukkan tren besar warga pindah keluar Jakarta secara umum, bukan khusus ke Solo. Namun, harga rumah dan biaya hidup yang relatif terjangkau membuat rumah di Solo ikut jadi salah satu pilihan favorit warga Jakarta.

Berapa kisaran harga rumah di Solo untuk warga Jakarta saat ini?

Harga bervariasi tergantung tipe dan fasilitas, dengan tren kenaikan diperkirakan REI Soloraya sekitar 20% tahun ini dibanding tahun lalu. Untuk angka pasti tiap tipe unit, sebaiknya konsultasi langsung ke tim pemasaran.

Apa bedanya 4 perumahan Puri Alam Sentosa ini?

Perbedaannya ada di konsep dan target penghuni: Citra Buana Residence untuk tata ruang simpel, Citra Buana Residence II untuk nuansa resort Korean modern, Permata Buana untuk desain bebas, dan Royale Palem Hijau untuk kebutuhan mobilitas tinggi dekat bandara dan tol.

Bagaimana cara memilih rumah di Solo yang paling cocok untuk pendatang dari Jakarta?

Sesuaikan dengan prioritas Anda, apakah itu harga, konsep desain, atau kedekatan dengan akses transportasi. Konsultasi langsung ke tim marketing bisa membantu membandingkan unit secara lebih detail sebelum memutuskan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *