Cara Memperbaiki Furnitur Sendiri: 7 Kerusakan yang bisa diatasi di Rumah

Kursi goyang atau pintu lemari miring tidak selalu harus diperbaiki tukang. Ada beberapa cara memperbaiki furnitur sendiri dengan alat sederhana yang bisa kamu coba di rumah. Simak 7 kerusakan yang bisa kamu atasi sendiri agar furnitur kembali berfungsi tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya.memperbaiki furnitur sendiri dengan peralatan sederhana

Alat Dasar yang Perlu Disiapkan

Kamu tidak butuh perlengkapan lengkap. Siapkan obeng, lem kayu, amplas, kain lembut, pelumas (silikon atau lilin), dan wood filler untuk menambal goresan dalam. Alasi area kerja dengan koran atau kardus supaya lantai dan furnitur tidak lecet.

7 Kerusakan yang Bisa Diperbaiki Sendiri

1. Kursi atau Meja yang Goyang

Penyebab paling umum adalah baut yang mengendur atau sambungan kayu yang mulai renggang. Kencangkan dulu semua baut. Jika sambungannya longgar, tambahkan lem kayu, jepit dengan klem atau ikatan kuat, lalu biarkan mengering sempurna. Jika goyangnya karena lantai tidak rata, ganjal kaki yang kurang panjang dengan potongan kayu tipis atau felt pad.

memperbaiki kursi kayu yang goyang dengan lem kayu

2. Goresan pada Furnitur Kayu

Pisahkan dulu jenisnya. Goresan ringan bisa disamarkan dengan minyak zaitun atau minyak kayu putih: bersihkan permukaan, oleskan mengikuti serat kayu, lalu gosok perlahan. Untuk goresan yang lebih dalam, gunakan wood filler agar permukaan kembali rata, lalu beri finishing.

3. Engsel Lemari Longgar dan Pintu Miring

Mulai dengan mengencangkan sekrup engsel. Jika lubang sekrup sudah aus, isi dengan potongan tusuk gigi yang diberi lem kayu, tunggu kering, lalu pasang sekrup kembali. Pintu yang miring bisa diluruskan dengan melonggarkan sekrup, mengatur posisi, lalu mengencangkannya lagi. Jangan mengencangkan berlebihan karena bisa merusak lubang sekrup. Jika engsel sudah patah, bengkok, atau berkarat parah, gantilah dengan yang baru.

4. Laci Seret dan Furnitur Berderit

Bunyi berderit biasanya berasal dari bagian yang bergerak, seperti engsel, rel laci, atau sambungan kursi. Bersihkan debunya, lalu oleskan pelumas seperti minyak silikon atau lilin. Jika ada bagian kayu yang saling menggesek, amplas ringan sampai rata.

5. Gagang Laci atau Pintu yang Lepas

Jika hanya longgar, cukup kencangkan dengan obeng. Kalau lubangnya sudah blong, gunakan trik tusuk gigi dan lem kayu seperti pada engsel.

 memperbaiki gagang laci yang longgar

6. Keran Air yang Menetes

Penyebab utamanya sering kali washer atau O-ring yang sudah mengeras. Ikuti langkah ini:

  • Tutup aliran air lewat katup di bawah wastafel atau katup utama.
  • Buka tuas keran dengan obeng kecil, lalu periksa washer dan O-ring.
  • Jika keras, retak, atau longgar, ganti dengan yang berukuran dan bertipe sama.
  • Pasang kembali dengan rapat, lalu uji aliran airnya.

Jika aliran keran seret, bersihkan juga aeratornya dari kerak.

7. Furnitur Kusam atau Usang

Furnitur lama tidak harus diganti. Amplas permukaan dengan lembut, lalu beri finishing baru atau cat ulang untuk tampilan segar. Warna seperti putih tulang, krem, atau abu muda memberi kesan modern.
 memperbaiki gagang laci yang longgar

Baca juga: Inspirasi Desain Interior Rumah Type 70 di Perumahan Solo

Kapan Harus Memanggil Tukang?

Tidak semua kerusakan aman diperbaiki sendiri. Serahkan kepada ahli jika menyangkut:

  • Instalasi listrik, seperti saklar, stop kontak, atau kabel yang panas dan berbau gosong. Risikonya terlalu besar untuk dicoba sendiri.
  • Pipa bocor di dalam dinding atau kebocoran besar yang tidak berhenti setelah katup ditutup.
  • Kayu yang lapuk atau dimakan rayap pada kondisi parah. Jika sebagian besar sudah rusak, mengganti furnitur lebih aman dan murah.
  • Furnitur dengan struktur penting, misalnya rangka tempat tidur yang patah.

Tips Agar Furnitur dan Perlengkapan Rumah Lebih Awet

  • Jangan membanting pintu dan hindari menggantung benda berat pada pintu lemari.
  • Gunakan lemari sesuai kapasitasnya.
  • Bersihkan engsel dan rel secara berkala, lalu beri pelumas ringan jika mulai seret.
  • Tempatkan furnitur di ruangan yang tidak terlalu lembap dan beri sirkulasi udara yang baik.

Rumah dengan material berkualitas yang minim perawatan juga membantu mengurangi perbaikan di kemudian hari.

furnitur rumah terawat dengan sirkulasi udara baik

Baca juga: Desain Rumah Minimalis Estetis di Perumahan Solo yang Modern

Hunian Baru, Perawatan Lebih Mudah

Bagi pemilik rumah baru, perbaikan ringan seperti ini jadi bagian dari merawat hunian. Memilih rumah dengan kenyamanan dan lokasi yang tepat membuat kamu lebih tenang merawatnya. Citra Buana Residence 2 menjadi contoh hunian modern, dan tipe Jindallae House dengan tiga kamar tidur dan ruang keluarga yang lega bisa dipadukan dengan desain interior berkelas sesuai selera.

Dikembangkan oleh PT Puri Alam Sentosa, hunian ini bisa kamu pertimbangkan lewat skema KPR perumahan di Solo yang tersedia.
 Jindallae House Citra Buana Residence 2


Sudah Menemukan Hunian yang Sesuai? Cek Langsung Sebelum Kehabisan!

Bagi yang ingin melihat langsung hunian dengan ruang yang dapat dikembangkan sesuai karakter penghuni, Citra Buana Residence 2 dapat menjadi pilihan untuk disurvei. Anda dapat mengunjungi PT Puri Alam Sentosa, melihat informasi melalui Citra Buana Residence 2, mengikuti @purialamsentosa, atau menghubungi 0895-1717-0707 untuk mengatur jadwal survei.

Pertanyaan Seputar Memperbaiki Furnitur Sendiri

Apakah memperbaiki furnitur sendiri lebih hemat?

Biasanya ya, terutama untuk kerusakan ringan seperti baut longgar, engsel kendur, atau keran menetes. Kamu cukup membeli bahan sederhana seperti lem kayu, amplas, atau washer pengganti.

Alat apa yang paling penting untuk perbaikan ringan?

Obeng, lem kayu, amplas, kain lembut, dan pelumas sudah mencakup sebagian besar kerusakan umum. Tambahkan wood filler jika ada goresan dalam.

Bagaimana cara memperbaiki lubang sekrup yang sudah longgar?

Isi lubang dengan potongan kecil kayu atau tusuk gigi yang diberi lem kayu, tunggu sampai kering, lalu pasang sekrup kembali.

Bolehkah memperbaiki saklar atau stop kontak sendiri?

Sebaiknya tidak. Pekerjaan listrik berisiko menimbulkan sengatan atau korsleting, jadi serahkan kepada teknisi yang berpengalaman.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *